WELCOME










Blog baru dan lebih segar telah siap sepenuhnya. Sila ke lelaman baru untuk mengikutinya.
Terima kasih.




Sunday, July 17, 2005

Koleksi Pantun Cinta & Kasih Sayang


Daun selasih dimakan kuda,
Batang selasih permainan budak;
Mengapa kasih selalu diduga,
Hendak ku tanya tapi teragak.

Embun dingin dipagi hari,
Sinaran suria memancar cahaya;
Cinta di hati tidak terperi,
Kasih di jiwa berpegang nyata.

Serpihan kaca memecah kesunyian,
Anggerik di rimba memecah alam;
Apakan daya hajat seorang insan,
Takkan lama terus terpendam?

Kelopak bunga jadi hiasan,
Dipetik oleh Puteri bunian;
Indah rupa dan keperibadian,
Itukah unsur seorang insan?

Suria memancar di pinggir bukit,
Dihalang oleh pohon sejati;
Cinta berpaling amat perit,
Hancurnya hati tidak berganti.

Awan kelabu ditiup sang bayu,
Angin menderu menyapu pipi;
Bila ditinggal hatinya sayu,
Bila didatang terus menyepi.

Daun ketumbar jadi perisa,
Dipetik oleh si gadis jelita;
Kalau benar bagai dirasa,
Benarkah kasih tiada duanya?

Tujuh puteri turun ke bumi,
Pelangi jingga berarak megah;
Dunia cinta bermusim ganti,
Hadirnya kasih umpama sandiwara.

Hiasan hati jadi pengganti,
Senyuman ikhlas tanda akhiri;
Kasih suci hulur ke hati,
Cinta yang luhur besemadi diri.

Kiasan kata mengakhiri wajar,
Kelopak jingga warnai ketulusan;
Takkan ku halang takkan ku biar;
Kalau dah sayang jangan dibiarkan. ;-)


---- Karangan Auramustika


Some rights reserved. Do not copy without permission from the owner.
| Comment (1) | |






Next Page

Archives

<< July 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31






This blog is best viewed on a 1024 x 768 resolution screen.

All contents prepared, and conjured by Auramustika unless otherwise noted.

All Rights Reserved 2005~2006